Welcome to My Website

Manfaatkan ICT dalam Dunia Pendidikan

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Kamis, 24 September 2009 0 komentar

Oleh : Nuur Wachid AM dari http://nuurwachidam.blogspot.com

Pendidikan tidak luput dari proses belajar mengajar, interaksi siswa dengan guru, serta penugasan yang diberikan kepada siswa. Namun seiring dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin meningkat, maka semua orang dibuat mudah oleh teknologi, yang dulunya menggunakan onta sekarang sudah banyak Toyota (bukan Promosi lo..), yang dulunya masih muter-muter sana kemari, sekarang sudah ada Komputer. Jadi dapat diSimpulkan semua teknologi sudah beralih fungsi sebagai kebutuhan manusia. Didalam kependidikan sangat dibutuhkan sebuah metode yang sangat efektif buat siswa dalam proses KBM, contohnya adalah ICT. ICT memang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan, Terlebih didukung dengan pertambahan teknologi yang semakin meningkat didunia IT. Contoh ICT yang popular adalah e-learning atau pembelajaran jarak jauh. Dengan e-learning siswa mampu berinteraksi dengan guru kapanpun dan dimanapun yang tentunya memudahkan siswa sewaktu-waktu dapat mengkasesnya. Ada juga system pembelajaran melalui CD Interaktif pembelajaran yang mana guru hanya memutarkan tayangan cd tersebut, siswa dipersilakan menonton/ melihatnya.

Banyak manfaat yang kita ambil dari system pembelajaran tersebut, seperti : guru dan siswa tidak harus saling tatap muka, namun dengan e-learning mereka dapat berinteraksi, guru juga tidak terlalu panjang lebar menerangkan, namun guru hanya memberikan materi yang paling penting saja. Semakin mudah bukan??

Contoh CD interaktif pembelajaran fisika







Oleh : Prof Yamandu dari http://linux.or.id/node/2657

Guru memiliki keterbatasan dalam mengajar siswa, walaupun masih banyak hal-hal positif juga yang dapat diperoleh darinya. Di Amerika Serikat, istilah "guru" sering diidentikkan sebagai orang yang memiliki kecakapan di bidangnya, misal kecakapan spiritual, kecanggihan teknologi dan lain-lain. Beberapa keterbatasan itu, di antaranya interaksi yang terbatas karena umumnya kelas diisi banyak siswa.

Demikian disampaikan Prof Mtro Yamandu Ploskonka DSLL dari Austin, Texas (AS), dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Ilmu Komputer FMIPA, Rabu (16/7). Diskusi di laboratorium Pusat Komputer Universitas Brawijaya ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta komunitas Linux Malang.

Lebih lanjut Prof Yamandu menyatakan, pendidikan yang baik berhubungan dengan penumbuhan karakter yang mengajarkan nilai-nilai positif bagi siswa. "Tetapi yang terjadi selama ini, proses belajar mengajar (PBM) tersebut berlangsung satu arah saja, dari guru kepada murid sehingga yang tercipta adalah ketaatan", ujarnya. "PBM dianggap berhasil jika para siswa taat kepada gurunya, padahal disisi lain siswa dituntut untuk memiliki kreativitas dan sikap kritis yang hanya bisa tumbuh melalui pembebasan", tambahnya. Terkait pembebasan penuh terhadap siswa, Prof. Yamandu menyatakan bahwa banyak juga pihak yang tidak setuju karena keberadaan guru yang mengajarkan nilai-nilai terhadap siswanya masih dirasa penting guna membentuk pribadi yang bertanggungjawab, yang mampu membetulkan hal yang salah melalui pegangan nilai yang dimilikinya.

Peran ICT

Dalam PBM, selain mengajarkan nilai, guru juga mengajarkan data dan informasi. Di sinilah, menurut Prof Yamandu, peran teknologi khususnya information and communication technology (ICT) dibutuhkan. Selama ini PBM terkendala karena jumlah siswa yang mengikuti kelas mencapai puluhan. "Saya pernah mengajar suatu kelas di Amerika dengan 41 siswa dalam kelas", ujarnya. Hal ini menjadikan PBM tidak optimal, karena data dan informasi yang tersampaikan kepada siswa tidak maksimal. Dalam hal ini, beberapa kasus patut diperhatikan. adalah adanya beberapa siswa yang lambat. "Siswa yang lambat bukan berarti ia bodoh, bisa saja ia cerdas tetapi hanya sedikit lambat dalam menerima pengarahan", ujarnya. "Di sinilah komputer memahami anak-anak yang lambat dalam belajar, karena gaya belajar hanyalah permasalahan teknis", tambahnya. Dengan menambahkan infrastruktur berupa personal computer (PC)/komputer, menurut Prof Yamandu, siswa akan mampu mengaktifkan semua indera dan sensitifitasnya melalui melihat, mendengar, dan membaca.

OLPC

Dalam presentasinya, secara khusus Prof Yamandu memperkenalkan One Laptop Per Child (OLPC) project. OLPC ini, dijelaskannya, dikenalkan pertama kali oleh Prof. Nicholas Negroponte di Kota Boston, Amerika Serikat. Melalui program OLPC ini, anak-anak berkesempatan untuk mengakses data dan informasi secara langsung dan mandiri. Melalui yayasannya, yaitu Yayasan OLPC, Prof. Negroponte hanya memberikan harga 220 US dollar setiap pembelian lebih dari 10000 laptop. Harga ini, dijelaskannya lebih murah dibandingkan 1 keping CD original Microsoft yang mencapai 500-800 US Dollar. Di seluruh dunia, dipaparkan Prof Yamandu, OLPC telah dimanfaatkan di Amerika Selatan terutama Uruguay yang telah memesan 300.000 laptop dan Peru yang telah memesan 100.000 laptop. "Di Uruguay, OLPC dimanfaatkan oleh anak sekolah dasar mulai kelas I-VI", kata dia. Beberapa keunggulan OLPC, di antaranya tahan banting dan air karena dilapisi karet, menggunakan prosesor 433 Mhz AMD Geode, dynamic RAM 256 MB, 1 GB SLC NAND flashmemory on board dengan operating system "skinny" Fedora dari Linux.

Software Bajakan

Dengan memanfaatkan free open source software (FOSS) dalam hal ini Linux, menurut Prof Yamandu diharapkan dapat mengurangi angka pembajakan, khususnya di Indonesia. "Banyak alasan baik untuk menjustifikasi pembajakan, tetapi hanya satu dasar alasannya yaitu malas mempelajari sesuatu yang lain", ujarnya mengamati fenomena maraknya pemanfaatan software bajakan. Masyarakat Amerika sendiri, dijelaskan Prof Yamandu merasa telah banyak memberikan keuntungan kepada Bill Gates, pemilik Microsoft, karena ketergantungannya kepada salah satu lisensi OS terkemukanya, Windows. "Mereka enggan memakai software bajakan hanya karena gengsi disebut pencuri", ujarnya. "Jika di Indonesia banyak yang menggunakan bajakan, mungkin karena memang tidak malu disebut pencuri", tambahnya. Informasi mengenai OLPC dapat diperoleh di http://wiki.laptop.org.

Dalam diskusi itu Prof Yamandu didampingi istrinya, Debbie Ploskonka, yang juga pemateri Seminar Teknologi Informasi untuk MS Office, Graphic Design, dan Web Design. Seminar ini diselenggarakan secara berturut-turut pada tanggal 15, 22 dan 29 Juli 2008 di gedung Pusat Komputer Universitas Brawijaya lantai III. Bagi yang berminat, kontribusi pendaftaran sebesar Rp 50 ribu. Selain itu, diselenggarakan juga acara The Mix, sebuah party yang bertempat di Und Corner, Jalan Ijen 84, Kamis (17/7) untuk tim dari Austin dan Kamis (24/7) untuk tim dari Boston. [nok]

http://prasetya.brawijaya.ac.id/jul08.html#yamandu

Selamat ya atas terbentuknya pengurus baru 09-011

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Selasa, 09 Juni 2009 2 komentar

Wes.... Pengurus RIMASKO (Remaja Islam Masjid Komaruddin) yang baru dah dilantik pada tanggal 17 Mei 2009, yang mana acara sebelumnya diadakan pada tanggal 16 mei untuk membentuk Divisi dan Proker masing-masing divisi. Qta yakin bahwa harapan itu masih ada tidak ada yang mustahil jika kita berbuat dan Allah meridhoinya. Tunjukan bahwa kita bisa dan mampu untuk melakukan dakwah dan jihad fii sabilillah. Wahai para pengurus... Ayo... Lebih cepat lebih baik... kerjakan Proker yang sudah kalian buat... Wahai para anggota RIMASKO yang terhormat Kita dukung Terus... Lanjutkan!!! tapi masalahnya gk da sembako murah... hehehe.. ya paling Futsal Murah... hahaha.. yang bayari sopo..!!!! yg penting ayo berjuang...

tingkatkan kualitas remaja kita!!!

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Senin, 25 Mei 2009 1 komentar

Assalamualaikum wr. wb.

saudara sekalian, biasanya kita merasa bahwa makmur dan tidaknya suatu masjid, terutama pada remajanya adalah dilihat pada jumlahnya yang banyak, namun hal tersebut bisa dikatakan benar karena dengan jumlah yang banyak, maka jumlah jamaah masjid menjadi banyak. akan tetapi, kalau tidak diimbangi dengan kegiatan-kegiatan yang mendukung serta penambahan ilmu agama, maka yang akan terjadi adalah ke -futur-an, yaitu masa dimana kondisi keimanan menurun. agar lebih efektif, diperlukan sebuah kualitas yang bagus, agar antar remaja saling nasihat menasihati, terlebih dengan didukung kualitas remaja yang oke... wow... keren.. kualitas mantap, kuantitas surpluz...
bagaimana caranya agar bisa meningkatkan kualitas remaja??? tentunya dengan diberi program2 yg menarik, kajian, tadarusan, yang mana dapat menambah iman dan ilmu pengetahuan dan untuk menjaga agar tetap senang kemasjid, diperlukan kegiatan2 yang menghibur, seperti outbond, rihlah (kamping), lutisan, jagung bakar, dll. insya allah Qta tetap menjaga kualitas dan kuantitas...
mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan... keep spirit.. jalan dakwah masih panjang...
wassalamualaikum wr. wb

Remaja Masjid

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Jumat, 08 Mei 2009 4 komentar

Selama bumi masih berputar, maka pergerakan kita tetap dan masih ada karena apa? karena Remaja adalah tonggak generasi penerus. tonggak awal kiprah kita untuk merubah masa depan walaupun masih ada Allah diatas sana. maksudnya kita tetap berusaha walaupun takdir tetap allah sang penentu. Allahu akbar tetap kita lantangkan semangat perjuangan menghadapi era bebas.

untuk itu kitalah yang patut diberi pupuk untuk memakmurkan masjid, siapa lagi selain kita, orang tua??? trus sapa yg mo gantiin orang tua selain kita??? maka dari itu ayo... berbondong2 kemasjid.... Harapan itu masih ada. tidak ada kata selain berjuang dan berjihad sepenuh jiwa demi kemaslahatan ummat. harapan ibu pertiwi ditangan kita....

bagi temen2 yang tergabung dalam komunitas REMAS.. mari bersama-sama membangun angkatan Muda yg dimanis, semangat, dan berilmu tinggi (agama dan IPTEK) laa takhaf innallaha ma'ana.. Allahu Akbar!!!

jadilah pemenang 2009

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Senin, 02 Maret 2009 0 komentar

Saudara-daudara sekalian... Unas telah tiba... (yg mrasa klas 3...), sekian lama kita terlena dengan rayuan gombal para penguasa batin... yaitu Nafsu.... pelan tapi pasti... maukah kita berbagi dan menyadari arti sebenarnya???? Klo kita pengen Sukses... Ayo... Go... lakukan SomeThink... UNAS pasti Lulus..... Masuk di Sebuah Perguruan Tinggi... diterima di Lapangan Pekerjaan... & tanpa di lupakan 8 pasti dan harus menang... itulah rentetan alur kesuksesan di 2009 ini...

ujian telah tiba

Diposting oleh nuur wachid abdul majid Minggu, 22 Februari 2009 1 komentar

Ayo... Mari.... semuanya... belajar bareng yuuk.... kapan klo Qta mau suses klo gk mau bljr.... eh tau gk.... klo pengen jadi orang sukses harus belajar... berdoa... tawakal.... gitu....